Category Archives: 03 Rahasia pemasukan

Belajar mendapatkan pemasukan

  • Orang yang sukses secara finansial tidak bekerja untuk uang, tetapi belajar cara yang dilakukan perusahaan untuk menghasilkan uang.  Perusahaan menerima penghasilan atau pemasukan dari kegiatan operasional, pembiayaan dan investasi.
  • Perusahaan menerima penghasilan atau pemasukan dari kegiatan operasional, pembiayaan dan investasi. Sebuah perusahaan mendapatkan pemasukan bukan hanya dari laba penjualan barang/jasa saja, melainkan dari pendapatan yang lain, misalnya bunga dan denda pinjaman, bunga obligasi, dividen saham, equity surat berharga, laba penjualan aktiva tetap, dan sebagainya.
Advertisements

Sumber pemasukan tambahan

  • Pada umumnya rasio pemasukan dengan pengeluaran 1 : 20, artinya 1 pos pemasukan diperlukan untuk memenuhi sekitar 20 pos pengeluaran, sehingga kemungkinan tidak semua pos pengeluaran dapat terbayar.
  • Untuk mengubah rasio pemasukan dengan pengeluaran, misalnya menjadi 10 : 20 harus mempunyai sumber penghasilan tambahan. Sumber penghasilan tambahan diperoleh dari pemasukan di luar gaji atau komisi, terutama dalam bentuk penghasilan pasif (passive income).
  • Penghasilan pasif adalah penghasilan yang diperoleh secara terus menerus dan rutin tanpa harus bekerja.

Menghimpun dana cadangan

  • Sebagian penghasilan harus disisihkan sebagai dana tabungan yang diambil sesaat setelah memperoleh pemasukan dan jangan menunda setelah penghasilan tersebut digunakan untuk berbagai pengeluaran. Dana tabungan tersebut untuk memenuhi dana cadangan yang jumlahnya sebesar pengeluaran beberapa bulan.
  • Dana cadangan disimpan dalam bentuk kas di bank untuk menghadapi segala kejadian yang tidak diinginkan, misalnya pemutusan hubungan kerja, sepi order, tempat kerjanya bangkrut, dan sebagainya

Menambah sumber penghasilan pasif

  • Sumber pemasukan tambahan dapat diperoleh dengan menitipkan sebagian dana tabungan dalam usaha milik orang lain, menciptakan bisnis sampingan yang tidak mengganggu waktu kerja, atau membuka usaha yang dioperasikan oleh kerabat atau teman yang dipercaya, sehingga menjadi orang kaya.
  • Kaya adalah kemampuan aset yang dihasilkan seseorang untuk memenuhi seluruh pengeluarannya. Kaya tidak sekedar menyangkut jumlah uang, namun lebih kepada kemampuan uang tersebut dalam memenuhi pengeluaran.

Konsisten menyisihkan penghasilan

  • Kebiasaan menyisihkan sebagian penghasilan yang diperoleh dari bekerja harus terus dilakukan kendati target dana cadangan sudah terlampaui, bahkan ketika sudah memiliki banyak uang.
  • Dana tersebut digunakan untuk mendapatkan sumber-sumber penghasilan tambahan dalam bentuk harta-harta produktif, yaitu harta yang memberikan penghasilan dalam jumlah tertentu secara rutin dan teratur (misalnya setiap bulan) atau harta yang menghasilkan keuntungan ketika dijual kembali.
  • Harta produktif dapat berbentuk produk investasi, harta yang disewakan, barang ciptaan atau bisnis.

Melakukan proteksi penghasilan

  • Asuransi jiwa dimiliki untuk menjamin agar penghasilannya tetap mengalir ke kolom aset kendati pemiliknya sudah meninggal. Asuransi kesehatan menjamin pemasukannya tidak digunakan untuk pengeluaran rawat jalan ataupun rawat inap ketika sakit. Asuransi kerugian menjamin harta benda dari kerugian akibat terjadinya kecelakaan, tabrakan, atau kebakaran.
  • Untuk menjamin pemasukannya tetap mengalir dilakukan investasi dalam bentuk deposito, obligasi, reksadana, koin emas, dan sebagainya. Investasi menghasilkan  bunga, dividen, gain, laba dan keuntungan lainnya